Dengan meningkatnya jumlah bakteri baik di usus, bukan hanya kesehatan saluran cerna saja yang lebih terjaga, tetapi juga fungsi kekebalan tubuh. Pasalnya, 70–80% sistem kekebalan tubuh terletak di saluran pencernaan.
3. Menurunkan kadar kolesterol
Kedelai yang menjadi bahan utama untuk membuat tempe mengandung isoflavon. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa isoflovon yang terdapat dalam kedelai mampu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan kolesterol total.
Dibandingkan protein pada hewan, protein yang berasal dari tempe dinilai lebih membantu untuk menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida dalam darah.
4. Mencegah osteoporosis
Tempe juga merupakan sumber makanan yang kaya akan kalsium, yaitu mineral untuk menjaga tulang tetap sehat dan kuat. Makanan ini juga memuat mineral lain yang dapat menunjang kesehatan tulang, yaitu fosfor dan kalium.
Sama halnya dengan kalsium, fosfor dibutuhkan untuk membangun tulang yang kuat. Sementara itu, kalium berguna untuk meminimalkan terbuangnya kalsium melalui urine. Dengan tulang yang sehat dan kuat, risiko terkena osteoporosis di kemudian hari dapat lebih rendah.
5. Menurunkan tekanan darah
Konsumsi tempe juga diyakini dapat menurunkan tekanan darah. Manfaat tempe satu ini bisa diperoleh berkat kandungan kalium di dalamnya. Kalium dibutuhkan untuk menghilangkan garam berlebih di dalam tubuh melalui urine.