Beranda Tips 5 Tips Contoh Nyata Microaggression di Kantor yang Sering Diabaikan Gaes!

5 Tips Contoh Nyata Microaggression di Kantor yang Sering Diabaikan Gaes!

Pernah gak sih kamu keluar dari ruang kerja dengan perasaan aneh setelah sebuah meeting selesai? Mungkin gak ada yang berkata kasar, tapi ada kalimat atau sikap kecil yang bikin kamu merasa diremehkan

0
5 Contoh Nyata Microaggression di Kantor yang Sering Diabaikan

CARAPANDANG - Pernah gak sih kamu keluar dari ruang kerja dengan perasaan aneh setelah sebuah meeting selesai? Mungkin gak ada yang berkata kasar, tapi ada kalimat atau sikap kecil yang bikin kamu merasa diremehkan. Situasi seperti ini bisa menjadi bentuk microaggression di kantor yang sering luput disadari.

Lingkungan kerja seharusnya jadi tempat bertukar ide dan berkembang bersama. Namun, diskriminasi halus di kantor bisa muncul lewat kebiasaan kecil yang dianggap sepele. Berikut ini lima Tips contoh nyata yang perlu kamu kenali agar bisa memahami batas antara etika kerja dan perilaku yang melukai, antara lain;

1. Ide kamu dipotong saat meeting karena dianggap belum berpengalaman

Kamu baru selesai menjelaskan gagasan saat seseorang langsung menyela dengan kalimat, “Nanti kalau sudah lama kerja juga kamu paham.” Ruangan mungkin tetap berjalan seperti biasa, tapi kamu mulai ragu untuk bicara lagi di meeting berikutnya. Momen kecil seperti ini sering terjadi ketika pegawai muda dianggap belum punya cukup pengalaman.

Perasaan kecewa setelah mengalami hal tersebut sangat wajar karena kamu sedang berusaha menunjukkan kemampuanmu. Microaggression di kantor sering muncul bukan lewat hinaan langsung, melainkan lewat sikap yang membuat seseorang merasa suaranya kurang penting. Kamu tetap berhak mendapatkan ruang untuk menyampaikan pendapat tanpa harus membuktikan usia atau lama bekerja terlebih dahulu.

2. Pujian yang justru mengandung stereotip tersembunyi

  • Tags

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait