Dalam pernyataan itu disampaikan bahwa komandan tersebut ditangkap saat mencoba melarikan diri melalui terowongan, setelah bentrokan sebelumnya yang menewaskan tiga militan saat mereka keluar dari terowongan yang sama.
Disebutkan juga bahwa militer Israel, bersama badan keamanan dalam negeri Shin Bet, melanjutkan operasi di wilayah itu untuk melacak dan membunuh "teroris" lain yang melarikan diri.
Otoritas kesehatan Gaza pada Sabtu menyatakan bahwa sejak diberlakukannya gencatan senjata, 509 warga Palestina telah tewas dan 1.409 lainnya terluka akibat tembakan Israel. Dengan demikian, total korban tewas sejak Oktober 2023 mencapai 71.769 orang, sementara 171.251 lainnya mengalami luka-luka. dilansir antaranews.com