Beranda Tatap Mata Wawancara: Pemuka Bisnis Inggris Sebut Inovasi China Pimpin Industri Masa Depan

Wawancara: Pemuka Bisnis Inggris Sebut Inovasi China Pimpin Industri Masa Depan

Foto dari udara yang diabadikan menggunakan drone pada 19 Maret 2026 ini menunjukkan perangkat fotovoltaik di atap Pusat Konferensi Internasional Forum Boao untuk Asia (Boao Forum for Asia/BFA) dan hotel BFA di zona percontohan nol karbon Boao di Boao, Provinsi Hainan, China selatan. (Carapandang/Xinhua/Yang Guanyu)

0
Xinhua

Foto yang diabadikan pada 6 November 2025 ini menunjukkan demonstrasi lengan robot pintar di ajang 2025 World Internet Conference (2025 WIC) Light of Internet Expo di Wuzhen, Provinsi Zhejiang, China timur. (Carapandang/Xinhua/Huang Zongzhi)

   Perry juga menyoroti peningkatan sentralitas Asia, menggambarkannya sebagai kekuatan pendorong ekonomi global. Menurutnya, keunggulan geografis, klaster industri, dan pasar dinamis yang dimiliki Asia menarik perhatian dan investasi global.

   Dia menyerukan agar Asia terus memperkuat ikatan ekonomi, belajar dari integrasi ASEAN, dan menggunakan mekanisme-mekanisme seperti Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (Regional Comprehensive Economic Partnership/RCEP) untuk mengurangi hambatan perdagangan dan meringankan dampak proteksionisme serta kenaikan tarif.

   "Tidak ada negara yang dapat berkembang sendirian di dunia yang penuh ketidakpastian ini. Kerja sama regional dan multilateral tidak tergantikan," ucapnya.

   Sebagai pembela teguh multilateralisme, China memberikan stabilitas dan kepercayaan pada ekonomi global, lanjut Perry.

   China selalu terbuka dan mendukung pertumbuhan bersama, kata Perry. Meskipun gesekan antara negara-negara besar kemungkinan terjadi, siklus ekonomi akan tetap berkembang, dan kerja sama pada akhirnya akan menang, tambahnya.

   Ke depan, Perry mengaku tetap optimistis dengan kerja sama internasional dan pembangunan China.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait