Beranda Kolom Wawancara: Pakar Iran Sebut Selat Hormuz Tidak Akan Kembali ke Kondisi Semula

Wawancara: Pakar Iran Sebut Selat Hormuz Tidak Akan Kembali ke Kondisi Semula

Tentara Iran berpatroli di Selat Hormuz di Iran selatan pada 30 April 2019. (Carapandang/Xinhua/Ahmad Halabisaz)

0
Xinhua

   Pada 28 Februari, Israel dan AS melancarkan serangan gabungan terhadap Teheran dan beberapa kota Iran lainnya, menewaskan pemimpin tertinggi Iran saat itu, Ali Khamenei, bersama sejumlah komandan militer senior dan warga sipil.

   Iran merespons dengan meluncurkan gelombang serangan rudal dan drone yang menargetkan Israel serta sejumlah pangkalan dan aset AS di Timur Tengah, serta infrastruktur sipil dan energi di seluruh kawasan Teluk, termasuk di Qatar dan Uni Emirat Arab. Dalam beberapa pekan terakhir, AS dan Israel meningkatkan serangan mereka terhadap infrastruktur sipil Iran, termasuk universitas, kompleks petrokimia, jalan, rel kereta, dan jembatan, serta pusat penelitian dan ilmiah.

   Aslani mengatakan bahwa serangan terhadap infrastruktur sipil Iran bertujuan untuk membebankan biaya dan kerusakan kepada masyarakat negara tersebut, menekan Iran, dan menjadikan tata kelola sangat sulit dilakukan di negara itu.

Orang-orang ambil bagian dalam acara peringatan yang digelar untuk mengenang para siswa sebuah sekolah dasar yang tewas dalam serangan rudal di Iran selatan di Teheran, Iran, pada 7 April 2026. (Carapandang/Xinhua/Shadati)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait