Secara terpisah, kelompok-kelompok Palestina pada Minggu mengecam kunjungan Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir ke blok wanita di Penjara Damon. Dalam kunjungan tersebut, Ben-Gvir merekam video para tahanan perempuan Palestina dan mengunggah video kunjungan tersebut ke akun media sosialnya di X.
Klub Tahanan Palestina (Palestinian Prisoners' Club), sebuah organisasi nonpemerintah, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa kunjungan dan perekaman video para tahanan oleh Ben-Gvir itu mencerminkan kebijakan sistematis yang menargetkan tahanan Palestina serta memanfaatkan penderitaan mereka untuk propaganda politik.
Dalam video berdurasi 1 menit 44 detik tersebut, seorang tahanan perempuan Palestina yang tidak disebutkan identitasnya menggambarkan kondisi penahanan mereka, mengatakan bahwa mereka sudah tiga hari tidak mandi, tidak mendapat perawatan medis, dan mengenakan pakaian kotor.
Ben-Gvir kemudian merespons melalui seorang penerjemah dan berkata, "Kondisi baik yang dulu ada di penjara kini sudah berakhir."
Gerakan Jihad Islam mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pemerintah Israel memikul tanggung jawab penuh atas keselamatan para tahanan perempuan, seraya mendesak lembaga-lembaga internasional untuk bertindak guna mengakhiri pelanggaran terhadap para tahanan perempuan.