Pertemuan tersebut membuka diskusi mengenai upaya penambahan berat badan hewan kurban dengan metode pola pakan terbaik. Pihak penyelenggara turut memberikan edukasi khusus mengenai tata cara penanganan sebaran penyakit mulut dan kuku bagi ternak.
Kenaikan tingkat pendapatan bagi rakyat pedesaan dinilai sangat efektif dalam menggerakkan sistem perputaran ekonomi warga di wilayah sekitar. Ahmad menyatakan perluasan akses pasar hewan akan semakin terbuka melalui penyelenggaraan kompetisi ternak sapi secara rutin.
Pihak kementerian memberikan bantuan pendukung berupa lima ekor sapi pilihan dengan berat satu ton lebih sebagai bentuk apresiasi. Stimulus materi itu menjadi alasan bagi peternak rakyat agar bersedia terus memperbaiki standar pemeliharaan sapi potong mereka.
Ketua Panitia Pelaksana Feri Atanta menyatakan kegiatan ini dirancang guna memberikan motivasi maksimal terhadap segenap pelaku peternakan. Selain itu piala ketua majelis diharapkan dapat meningkatkan kualitas serta performa sumber daya ternak pada tingkat nasional.
Pelaksanaan kontes tahunan tersebut berjalan secara linier dengan target pencapaian kedaulatan ketersediaan komoditas pangan pada kancah lokal. Panitia berupaya melestarikan sifat genetik sapi lokal agar memiliki keunggulan serta daya saing tinggi terhadap sapi luar. dilansir rri.co.id