Pada kesempatan yang sama, Gubernur Jawa Barat (Jabar), Kang Dedi Mulyadi melalui orasinya menekankan pentingnya pembangunan daerah yang bertumpu pada identitas budaya lokal. Menurutnya, Sumbar memiliki kekayaan budaya, adat, dan sejarah yang harus dijadikan fondasi pembangunan sekaligus penggerak sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
Ia juga mengingatkan pentingnya pengelolaan sumber daya alam yang adil dan berkelanjutan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat, serta mendorong KAHMI terus melahirkan pemikiran yang rasional, inovatif, dan berpihak pada kepentingan bangsa.
Pembukaan Muswil VII KAHMI Sumbar berlangsung dalam suasana tertib dan penuh semangat kebersamaan. Forum tersebut diharapkan menghasilkan kepengurusan yang kuat sekaligus rekomendasi strategis yang dapat mempererat sinergi antara pemerintah, kalangan akademisi, dan organisasi kemasyarakatan dalam mendukung pembangunan Sumbar yang berkelanjutan. (adpsb/bud)