CARAPANDANG.COM- Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Rano Karno disebut akan berkantor di kawasan Kota Tua, Jakarta, selama berlangsungnya pekerjaan revitalisasi di kawasan tersebut, yang diharapkan dapat memperkuat posisi Jakarta sebagai kota global.
"Kami akan revitalisasi (Kota Tua). Harapannya, benchmark-nya ke Kota Lama Semarang. Rencananya, Wagub akan bekerja di sana dan membangun Kota Tua lebih baik lagi," kata Kepala Unit Pengelola Kawasan Kota Tua Jakarta, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta Denny Aputra di Jakarta, Rabu.
Kawasan Kota Tua yang memiliki luas sekitar 334 hektare itu bukan kali pertama direvitalisasi. Revitalisasi pertama dilakukan pada 1971-1977, yang meliputi Taman Fatahillah, Kali Besar, Gedung Museum Seni Rupa dan Keramik, Gedung Museum Sejarah Jakarta, Museum Bahari dan gugus Pulau Onrust.
Kemudian, revitalisasi kedua dilakukan pada 2004-2006, yang mencakup peresmian Museum Bank Mandiri dan Museum Bank Indonesia.
Revitalisasi ketiga berlangsung pada 2013, menyasar Gedung Kantor Pos Fatahillah dan beberapa gedung milik BUMN. Lalu, pada 2016-2018, revitalisasi meliputi Lokbin Taman Kota Intan dan Kali Besar sisi selatan.
Wagub DKI Jakarta Rano Karno Akan Berkantor di Kota Tua
Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Rano Karno disebut akan berkantor di kawasan Kota Tua, Jakarta, selama berlangsungnya pekerjaan revitalisasi di kawasan tersebut, yang diharapkan dapat memperkuat posisi Jakarta sebagai kota global.