Beranda Internasional Trump Sebut Negara NATO "Pengecut" karena Tolak Bantu Buka Selat Hormuz

Trump Sebut Negara NATO "Pengecut" karena Tolak Bantu Buka Selat Hormuz

Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali melontarkan kecaman keras terhadap negara-negara anggota Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO)

0
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump

Di tengah kecaman Trump, Inggris justru mengumumkan perubahan sikap pada Jumat (20/3/2026). Pemerintah Inggris kini mengizinkan AS menggunakan pangkalan-pangkalan militer mereka untuk menargetkan Iran dalam rangka pertahanan diri kolektif kawasan.

Dalam pernyataan dari kantor Perdana Menteri Keir Starmer, para menteri menegaskan bahwa kesepakatan tersebut mencakup operasi pertahanan AS untuk menurunkan kemampuan rudal Iran yang digunakan untuk menyerang kapal-kapal di Selat Hormuz.

Namun, juru bicara Perdana Menteri Inggris menegaskan bahwa negaranya "tidak akan ditarik ke dalam perang yang lebih luas" dan posisi mereka jelas tidak berpartisipasi dalam serangan awal.

Sikap berbeda ditunjukkan sejumlah negara Eropa lainnya. Presiden Prancis Emmanuel Macron menegaskan bahwa negaranya tidak ingin terlibat dalam konflik tersebut.

"Kami bukan pihak dalam konflik ini, dan karena itu Prancis tidak akan pernah mengambil bagian dalam operasi untuk membuka atau membebaskan Selat Hormuz," kata Macron.

Sementara itu, Kepala Diplomat Uni Eropa Kaja Kallas menyatakan bahwa konflik ini bukan perang Eropa. Ia menekankan bahwa negara-negara anggota tidak memiliki keinginan untuk terseret ke dalam perang yang tidak mereka mulai dan tidak dikonsultasikan sebelumnya.

NATO sendiri mengonfirmasi bahwa mereka sedang "menyesuaikan" misinya di Irak, dengan seluruh personel misi NATO dievakuasi ke Eropa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait