CARAPANDANG.COM, WASHINGTON -- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Selasa (3/3) mengancam akan "memutus semua hubungan dagang dengan Spanyol" karena negara tersebut menolak mengizinkan militer AS menggunakan pangkalan militernya untuk melancarkan serangan ke Iran, seraya menyatakan ketidakpuasannya terhadap Inggris.
"Kami akan memutus semua hubungan dagang dengan Spanyol. Kami tidak ingin berurusan lagi dengan Spanyol," ujar Trump kepada awak media di awal pembicaraannya dengan Kanselir Jerman Friedrich Merz di Ruang Oval.
"Sebagai informasi, saya juga tidak senang dengan Inggris," sebut Trump. "Sosok yang kami hadapi saat ini bukanlah Winston Churchill."
Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, menyampaikan kepada Parlemen pada Senin (2/3) bahwa Inggris tidak akan bergabung dalam "serangan ofensif" AS-Israel terhadap Iran.
Merz menuturkan kepada Trump di Ruang Oval pada Selasa bahwa Jerman berharap perang yang sedang berlangsung antara AS-Israel melawan Iran dapat segera berakhir.
Merz merupakan pemimpin negara asing pertama yang bertemu secara langsung dengan Trump sejak AS dan Israel melancarkan kampanye militer masif terhadap Iran pada Sabtu (28/2) pagi dini hari.