Penggunaan bantal leher yang benar tidak hanya membantu menjaga posisi kepala tetap stabil, tetapi juga memberikan kenyamanan lebih selama perjalanan. Dengan begitu, risiko nyeri leher akibat posisi tidur yang salah dapat diminimalkan. “Kalau bantal lehernya ditaruh di depan, dagu kita ada yang nopang. Jadi kalau kita ngantuk ketiduran, ke depan ada yang ganjal. Ke kiri dan kanan ada yang ganjal. Jadi leher kita nggak akan sakit,” tambahnya. Untuk bagian belakang leher, Menkes Budi menegaskan bahwa sudah ditopang oleh kursi penumpang. Oleh karena itu, penggunaan bantal leher di bagian depan akan memberikan perlindungan optimal bagi leher dan kepala selama perjalanan mudik. “Kalau (leher) belakang sudah diganjal kursi penumpang. Jadi kepala kita nggak akan (terangkat),” pungkasnya.