CARAPANDANG - Pada suatu pagi, di Gunung Tian Tai yang indah di Kota Rizhao, Provinsi Shandong, China timur, seorang gadis asal Indonesia tampak sedang berlatih Tai Chi. Setiap gerakannya terlihat anggun dan stabil. Berdiri di dekatnya, seorang guru Tai Chi, Zhang Jiahao, sesekali memberikan arahan teknik. Gadis yang sedang berlatih Tai Chi tersebut bernama Zeela Nebulani, seorang mahasiswa asal Indonesia yang saat ini tengah menempuh studi di Rizhao.
Gunung Tian Tai, dengan ketinggian 258 meter, dikenal luas karena warisan budaya Taoisme. Catatan kuno menyebutkan bahwa tempat ini adalah lokasi di mana ‘bahkan orang biasa dapat menjadi seorang abadi’. Tempat ini juga menjadi tujuan populer bagi para penggemar Tai Chi yang tertarik oleh atmosfer spiritualnya.
"Gerakan tangan awan (yun shou) saya terasa kurang tepat. Apa yang harus saya lakukan?" Setelah menyelesaikan satu rangkaian gerakan Tai Chi, Zeela meminta saran kepada Zhang.
"Dalam gerakan tangan awan, jangan hanya fokus pada gerakan. Anda perlu menyatu dengan lingkungan dan berkomunikasi dengan diri batin Anda," jelas sang guru dengan sabar, sembari menerangkan kedalaman filosofi yang terkandung dalam berbagai teknik Tai Chi.