Beranda Umum Tentang Virus Nipah, Balai Karantina Ingatkan Risiko Migrasi Kelelawar dan Burung

Tentang Virus Nipah, Balai Karantina Ingatkan Risiko Migrasi Kelelawar dan Burung

Kepala BKK Kelas II Pangkalpinang, Agus Syah, menyatakan bahwa penyakit akibat virus Nipah patut diwaspadai mengingat tingkat penularan dan kematiannya yang tinggi pada manusia.

0
Ilustrasi

Meskipun pada tahun 2025 lalu ditemukan tiga kasus suspek virus Nipah di Riau, Kalimantan Barat, dan Sulawesi Utara yang akhirnya dinyatakan negatif, kewaspadaan tetap harus ditingkatkan.

“Migrasi burung dan kelelawar cukup berpotensi karena mereka menggunakan kompas alam untuk mencari daerah hangat seperti Indonesia untuk berkembang biak. Mereka akan singgah dan tinggal di sini,” tegas Agus.

Peringatan ini disampaikan sebagai upaya antisipasi dini bagi otoritas kesehatan dan masyarakat, mengingat karakteristik virus Nipah yang berbahaya dan kemampuan penyebarannya yang dapat terjadi melalui kontak dengan hewan yang terinfeksi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait