Sementara penghargaan kedua diraih oleh salah seorang guru SMA Negeri 1 Padang, Eka Sovia, S.Pd, M.Pd yang berhasil meraih Harapan II kategori Guru Pendamping Berdedikasi Program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) 2025. Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas dedikasi tenaga pendidik Sumbar dalam mendampingi dan membina peserta didik secara inklusif dan berkelanjutan.
Mahyeldi menilai keberhasilan tersebut sejalan dengan semangat Pemerintah Provinsi Sumbar dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah.
“Kita ingin pendidikan di Sumbar tidak hanya unggul dari sisi akademik, tetapi juga melahirkan generasi yang berkarakter, berdaya saing, dan memiliki nilai-nilai moral yang kuat. Karena itu, sinergi antara pemerintah, sekolah, guru, orang tua, dan masyarakat harus terus diperkuat,” katanya.
Pada kesempatan itu Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti mengapresiasi partisipasi berbagai pihak yang selama ini aktif mendukung terwujudnya pendidikan bermutu di Indonesia.
Menurut Abdul Mu’ti, dukungan pemerintah daerah, guru, wartawan, komunitas pendidikan, serta berbagai mitra strategis sangat membantu Kemendikdasmen dalam menjalankan program prioritas pendidikan nasional yang sejalan dengan Asta Cita Presiden RI.
“Melalui partisipasi semesta, secara bertahap kita mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua,” ujar Abdul Mu’ti dalam sambutannya.