Beranda Umum Status Siaga Gunung Anak Krakatau, Kapal Diingatkan Jauhi Radius 5 Kilometer

Status Siaga Gunung Anak Krakatau, Kapal Diingatkan Jauhi Radius 5 Kilometer

Keputusan ini diambil setelah pemantauan visual dan instrumental menunjukkan peningkatan signifikan aktivitas vulkanis, termasuk suplai magma ke permukaan.

0
Gunung Anak Krakatau (ANTARA)

CARAPANDANG - Badan Geologi Kementerian ESDM secara resmi menaikkan status aktivitas Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda dari Level II (Waspada) ke Level III (Siaga) per Jumat (3/7/2026).

Keputusan ini diambil setelah pemantauan visual dan instrumental menunjukkan peningkatan signifikan aktivitas vulkanis, termasuk suplai magma ke permukaan.

Pelaksana Tugas Kepala Badan Geologi, Lana Saria, menjelaskan peningkatan aktivitas ini mengindikasikan adanya tekanan dan akumulasi magma di dalam tubuh gunung.

Masyarakat dan wisatawan diimbau untuk tidak mendekati kawah aktif dalam radius 5 kilometer untuk menghindari potensi bahaya erupsi dan lontaran material pijar.

Menyusul kenaikan status ini, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banten mengeluarkan imbauan resmi bagi seluruh kapal yang melintas di Selat Sunda.

Langkah antisipasi yang harus diambil:

1. Jarak Aman: Kapal dilarang mendekati kawasan dalam radius 5 kilometer dari kawah aktif selama status siaga masih berlaku.

2. Pemantauan: Nakhoda diwajibkan memantau terus perkembangan informasi resmi dari PVMBG dan BMKG.

3. Perencanaan: Perencanaan pelayaran harus mempertimbangkan arah sebaran abu vulkanik dan informasi keselamatan terkini.

4. Pelaporan: Jika menemui indikasi bahaya, nakhoda harus melapor ke VTS, Stasiun Radio Pantai, atau Syahbandar terdekat.

Pemantauan Gunung Anak Krakatau dilakukan intensif 24 jam untuk mendeteksi dini perkembangan aktivitas vulkanik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait