“Saya berharap dapat menemukan lebih banyak tentang lingkungan Arktik, satwa liarnya, dan menjalin pertemanan baru dari seluruh dunia,” ungkapnya.
Ekspedisi internasional itu akan mempertemukan para siswa sekolah berbakat dari seluruh dunia dan memberi kesempatan unik untuk mengunjungi Kutub Utara, dan memperdalam pemahaman tentang Arktik dan teknologi nuklir modern, serta menyaksikan pengoperasian armada pemecah es bertenaga nuklir satu-satunya di dunia yang dioperasikan oleh Rosatom.
Di atas kapal nuklir pemecah es itu, para peserta akan berpartisipasi dalam program pendidikan dan ilmiah ekstensif yang menampilkan para ahli Rusia dan internasional.
Program tersebut mencakup pemaparan, lokakarya, eksperimen ilmiah, dan kegiatan interaktif yang dirancang untuk menginspirasi generasi ilmuwan, insinyur, dan inovator berikutnya.
Menurut situs goarctic.energy, ekspedisi program “Icebreaker of Knowledge 2026” tersebut akan diselenggarakan dari 1 Agustus hingga 1 September dengan durasi di Kutub Utara diselenggarakan selama 10 hari.