Ia menegaskan, Pemerintah Kota Payakumbuh di bawah kepemimpinan Wali Kota Zulmaeta dan Wakil Wali Kota Elzadaswarman terus memberikan perhatian terhadap penguatan nilai-nilai keagamaan, pembinaan karakter, serta pembangunan keluarga sebagai fondasi utama dalam menciptakan masyarakat yang berkualitas.
Menurutnya, keluarga merupakan lingkungan pendidikan pertama dan utama bagi anak. Karena itu, penguatan peran keluarga menjadi bagian penting dalam menyiapkan generasi yang berakhlak mulia, berkarakter, dan mampu menghadapi perkembangan zaman.
Rida juga menjelaskan bahwa salah satu arah pembangunan Kota Payakumbuh adalah mewujudkan masyarakat yang religius dengan berlandaskan falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK). Penguatan ketahanan keluarga dinilai sejalan dengan visi Kota Payakumbuh, yakni Payakumbuh Maju Bermartabat melalui Pemberdayaan, Pengembangan Kualitas Pendidikan, dan Sentra UMKM yang Kompetitif.
Sementara itu, Ketua BKMT Kota Payakumbuh, Elfriza Zaharman, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kontribusi nyata BKMT dalam memperkuat ketahanan keluarga sebagai benteng utama menghadapi berbagai pengaruh negatif yang berkembang di tengah masyarakat.
"Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya membangun keluarga yang harmonis, religius, dan tangguh sehingga mampu melahirkan generasi yang beriman, berakhlak mulia, dan memiliki karakter yang kuat," katanya.