Beranda Kesehatan Sejumlah Faktor Hingga Tanda yang Picu Batu Ginjal

Sejumlah Faktor Hingga Tanda yang Picu Batu Ginjal

Konsultan asosiasi urologi di Manipal Hospital, Bhubaneswar, Dr. Sarbjit Mohapatra membagikan sejumlah faktor hingga tanda yang berisiko batu ginjal.

0
istimewa

Kemudian, mengonsumsi suplemen kalsium atau vitamin C tanpa pengawasan tenaga medis hingga penyakit asam urat (gout) atau hiperparatiroidisme.

Batu ginjal sering berkembang tanpa gejala yang jelas. Keluhan biasanya baru muncul ketika batu mulai bergerak atau menyumbat aliran urine.

Gejala yang paling umum antara lain nyeri di bagian samping tubuh atau punggung, nyeri yang menjalar hingga ke selangkangan, sensasi terbakar saat buang air kecil, adanya darah dalam urine, mual atau muntah, frekuensi buang air kecil meningkat, serta demam dan menggigil.

Selain itu, terdapat beberapa gejala yang lebih halus tetapi tetap memerlukan pemeriksaan medis, seperti demam disertai nyeri, produksi urine berkurang, muntah hebat, serta nyeri yang tidak membaik meski sudah mengonsumsi obat.

Beberapa kelompok juga memerlukan perhatian khusus apabila mengalami gejala tersebut, yaitu orang yang hanya memiliki satu ginjal, ibu hamil, penderita diabetes, lansia yang mengalami demam, hingga orang yang berulang kali mengalami batu ginjal.

Mencegah risiko batu ginjal

Meski batu ginjal dapat diobati setelah terdiagnosis, Dr. Sarbjit turut membagikan sejumlah langkah yang dapat membantu menurunkan risiko batu ginjal seperti minum air putih yang cukup sepanjang hari.

Menurut dia, bukan hanya jumlah air yang penting, tetapi juga waktu konsumsinya. Disarankan pola konsumsinya seperti pada pagi hari sekitar 500 ml, sebelum berangkat dari rumah sekitar 500 ml.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait