Selain pembangunan fisik, Zulmaeta turut menyoroti persoalan narkoba yang dinilai semakin mengkhawatirkan. Ia mengajak seluruh masyarakat, khususnya para orang tua, memperkuat peran keluarga sebagai benteng utama perlindungan generasi muda.
“Pesan kami, saat ini narkoba sudah merajalela. Mari bersama kita jaga diri kita dan anak kemenakan kita agar terhindar dari bahaya narkoba. Narkoba ini sulit diberantas, maka bentengi anak-anak kita mulai dari lingkungan keluarga,” tegasnya.
Menurutnya, penyalahgunaan narkoba membawa dampak serius terhadap kesehatan, terutama kerusakan otak, dan proses pemulihannya sangat sulit ketika seseorang telah mengalami kecanduan.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan dengan mulai mengelola sampah dari rumah tangga masing-masing.
“Kami mengajak semua elemen masyarakat agar peduli terhadap kebersihan dan mulai mengolah sampah dari rumah masing-masing. Jika kita bergerak bersama, persoalan ini bisa kita atasi,” ucapnya.
Sementara itu, Pengurus Masjid Muttahidin, Dedi Ongku Luma, menjelaskan masjid yang berdiri sejak 1956 itu tengah menjalani proses peremajaan total.
“Untuk membangun masjid ini kami membutuhkan anggaran sekitar Rp5,3 miliar. Sampai saat ini pembangunan sudah menelan biaya sekitar Rp2 miliar, sehingga kami masih kekurangan lebih kurang Rp3,3 miliar,” ungkapnya.