Hal yang sama juga disampaikan Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal. Dan dia meminta kepada pemerintah dan Bank Indonesia agar segera melakukan konsolidasi kebijakan fiskal dan moneter guna meredam gejolak nilai tukar.
Koordinasi antara Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia ini akan menjadi langkah penting untuk menahan laju pelemahan Rupiah.
"Yang harus dilakukan segera, siapa pun yang berinisiatif, baik Menteri Keuangan maupun BI, adalah melakukan konsolidasi fiskal dan moneter dalam menghadapi fluktuasi nilai tukar Rupiah ini,"ujarnya.
Cucun juga mengingatkan bahwa Bank Indonesia memiliki berbagai instrumen untuk menjaga stabilitas nilai tukar, termasuk melakukan intervensi di pasar apabila tekanan terhadap Rupiah terus berlanjut dan didukung oleh cadangan devisa yang memadai.
Sebelumnya, nilai tukar Rupiah pada perdagangan Kamis tercatat menembus Rp18.028 per Dolar AS, sekaligus menjadi level terlemah sepanjang sejarah.