Beranda Hukum dan Kriminal Rismon Berubah Drastis, Buni Yani: Belanda Masih Jauh Ferguso

Rismon Berubah Drastis, Buni Yani: Belanda Masih Jauh Ferguso

Rismon mengklaim bahwa hasil penelitian lanjutan yang dilakukannya dalam dua bulan terakhir membuktikan tidak ada kejanggalan pada ijazah Jokowi.

0
Rismon Hasiholan Sianipar (Sindonews)

CARAPANDANG - Peneliti forensik digital Rismon Hasiholan Sianipar mendatangi kediaman Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) di Solo, Jawa Tengah, Kamis (12/3/2026) untuk meminta maaf secara langsung terkait tudingan ijazah palsu yang sebelumnya ia lontarkan. Permintaan maaf tersebut disampaikan Rismon setelah mengklaim melakukan penelitian ulang dan mengakui kekeliruan dalam analisisnya terdahulu.

Dalam pertemuan yang berlangsung sekitar 30 menit tersebut, Rismon yang datang bersama kuasa hukumnya, Jahmada Girsang, membawa kain ulos dan olahan ikan mas khas Batak (na niarsik) sebagai simbol permohonan maaf dan penghormatan secara adat kepada Jokowi .

"Istilahnya sebagai upah-upah, artinya kami menganggap pak Jokowi orang terhormat, untuk perdamaian," kata Rismon usai pertemuan.

Rismon mengklaim bahwa hasil penelitian lanjutan yang dilakukannya dalam dua bulan terakhir membuktikan tidak ada kejanggalan pada ijazah Jokowi.

Ia menyatakan bahwa emboss dan watermark memang ada pada dokumen tersebut, dan hologram tidak digunakan sebagai pengaman ijazah UGM pada tahun yang sama.

"Tidak ada manipulasi digital seperti yang saya simpulkan pada buku Jokowi's White Paper. Artinya apa? Keasliannya terjaga," ujar Rismon.

Kuasa hukum Rismon, Jahmada Girsang, menyebut pertemuan berlangsung bersahabat. "Tadi juga ketawa di dalam apalagi menjelang Lebaran, sesuai kita harapkan, kita diterima secara pribadi oleh Pak Jokowi," katanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait