“Israel menolak dokumen 15 poin yang diterbitkan Dewan Perdamaian untuk Gaza,” kata Netanyahu dalam sebuah pernyataan video seusai rapat kabinet, sebagaimana dikutip harian Yedioth Ahronoth.
“Pasukan Israel tidak akan melaksanakan penarikan diri hingga Hamas sepenuhnya dilucuti,” tambahnya.
Di tengah penolakan Israel, kelompok pejuang Palestina Hamas pada hari yang sama justru menyatakan komitmen mematuhi peta jalan untuk melanjutkan tahapan kedua rencana perdamaian Gaza gagasan Donald Trump meski Netanyahu menolak rencana tersebut.
Dalam pernyataan mereka, Hamas menyatakan serius "terlibat secara bertanggung jawab" dalam implementasi rencana 15 poin tersebut dan menyusun jadwal yang jelas untuk pelaksanaannya.
Proses itu juga harus membuka jalan bagi dimulainya proses rekonstruksi di Gaza dan agar Komite Nasional Administrasi Gaza (NCAG) dapat segera melaksanakan kewenangannya, kata Hamas.