Beranda Feature Remaja Difabel Gaza Berjuang Bertahan Hidup di Tengah Luka dan Pengungsian

Remaja Difabel Gaza Berjuang Bertahan Hidup di Tengah Luka dan Pengungsian

Foto yang diabadikan pada 22 Mei 2026 ini memperlihatkan Akram Sharif al-Fayoumi, seorang remaja Palestina berusia 13 tahun, di sebuah kawasan tenda sementara di Gaza City. Bocah laki-laki yang berasal dari lingkungan Shuja'iyya di Gaza City itu terluka pada Agustus 2024 akibat operasi militer Israel di bagian timur Gaza City. Dia kehilangan lengan kiri dan kaki kanannya, dan hingga kini masih mengungsi bersama keluarganya di bagian barat Gaza City. (Carapandang/Xinhua/Rizek Abdeljawad)

0
Carapandang/Xinhua

Foto yang diabadikan pada 22 Mei 2026 ini memperlihatkan Akram Sharif al-Fayoumi, seorang remaja Palestina berusia 13 tahun, di sebuah kawasan tenda sementara di Gaza City. Bocah laki-laki yang berasal dari lingkungan Shuja'iyya di Gaza City itu terluka pada Agustus 2024 akibat operasi militer Israel di bagian timur Gaza City. Dia kehilangan lengan kiri dan kaki kanannya, dan hingga kini masih mengungsi bersama keluarganya di bagian barat Gaza City. (Carapandang/Xinhua/Rizek Abdeljawad)

Foto yang diabadikan pada 22 Mei 2026 ini memperlihatkan Akram Sharif al-Fayoumi, seorang remaja Palestina berusia 13 tahun, di sebuah kawasan tenda sementara di Gaza City. Bocah laki-laki yang berasal dari lingkungan Shuja'iyya di Gaza City itu terluka pada Agustus 2024 akibat operasi militer Israel di bagian timur Gaza City. Dia kehilangan lengan kiri dan kaki kanannya, dan hingga kini masih mengungsi bersama keluarganya di bagian barat Gaza City. (Carapandang/Xinhua/Rizek Abdeljawad)

Foto yang diabadikan pada 22 Mei 2026 ini memperlihatkan Akram Sharif al-Fayoumi, seorang remaja Palestina berusia 13 tahun, di sebuah kawasan tenda sementara di Gaza City. Bocah laki-laki yang berasal dari lingkungan Shuja'iyya di Gaza City itu terluka pada Agustus 2024 akibat operasi militer Israel di bagian timur Gaza City. Dia kehilangan lengan kiri dan kaki kanannya, dan hingga kini masih mengungsi bersama keluarganya di bagian barat Gaza City. (Carapandang/Xinhua/Rizek Abdeljawad)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait