Beranda Kabupaten Solok Rehabilitasi Sawah Pascabencana Hidrometeorologi di Kabupaten Solok Dimulai.

Rehabilitasi Sawah Pascabencana Hidrometeorologi di Kabupaten Solok Dimulai.

0
Rehabilitasi Sawah Pascabencana Hidrometeorologi di Kabupaten Solok Dimulai.

Ia menyebutkan, kerusakan lahan pertanian berpotensi menimbulkan gagal panen skala besar, yang dapat mengancam ketersediaan pangan lokal, bahkan berdampak pada stabilitas harga pangan secara lebih luas.

Sementara itu, Direktur Irigasi Pertanian Kementan Dhani Gartina memaparkan, luas lahan optimalisasi (OPLAH) di Provinsi Sumatera Barat mencapai 2.558 hektare yang tergolong rusak ringan. Khusus Kabupaten Solok, luas lahan sawah terdampak mencapai 1.247 hektare.

“Intervensi yang dilakukan meliputi optimalisasi lahan (OPLAH), pembangunan bangunan konservasi seperti dam parit, serta rehabilitasi jaringan irigasi tersier (RJIT),” ujar Dhani.

Ia menargetkan seluruh proses rehabilitasi hingga penanaman rampung paling lambat pada minggu kedua Februari 2026. Setiap lahan yang telah selesai direhabilitasi akan langsung ditanami.

Selain groundbreaking, kegiatan juga dirangkai dengan penanaman perdana di lahan sawah yang telah direhabilitasi. 

Staf Ahli Menteri Pertanian Prof. Dr. Ir. Sam Herodian mengatakan, seluruh petani yang lahannya terdampak di Kabupaten Solok akan mendapatkan bantuan.

“Bantuan yang diberikan meliputi biaya pengolahan lahan, benih, pupuk, alsintan, hingga sarana pendukung lainnya,” kata Sam Herodian.

Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat Arry Yuswandi menegaskan, seluruh lahan sawah terdampak bencana di Kabupaten Solok, maupun kabupaten lain di Sumatera Barat, akan direhabilitasi oleh Kementerian Pertanian agar dapat kembali berproduksi.

  • Tags

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here