“Kita tidak ingin ruh Pramuka itu hilang. Ke depan, pertemuan ini jangan hanya sampai di sini saja. Kita perlu membuat undangan khusus dan meminta seluruh bidang menyusun program yang rasional dan terukur. Kita jadikan Pramuka sebagai wadah untuk membawa perubahan di Kabupaten Solok,” ucap Wabup.
Wabup Candra juga berbagi pengalaman pribadinya terkait Pramuka yang menurutnya memiliki nilai kebanggaan tersendiri, baik bagi peserta didik maupun orang tua.
“Ketika saya sekolah dulu, bisa ikut kegiatan Pramuka itu adalah sebuah mimpi dan kebanggaan. Sekarang, tiga orang anak saya di rumah juga selalu bercerita tentang Pramuka. Saya bangga sebagai orang tua melihat anak-anak aktif di Pramuka. Ini menunjukkan bahwa Pramuka memiliki peran besar dalam membentuk karakter generasi muda,” ungkapnya.
Menutup arahannya, Wabup berharap kepengurusan Kwarcab 0302 Gerakan Pramuka Kabupaten Solok, dapat menjadi motor penggerak perubahan dan berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah.
“Kita mulai dari kepengurusan ini. Itu harapan saya kepada Kak Irnes dan Kak Elafki, agar Pramuka benar-benar berperan dalam memperbaiki Kabupaten Solok ke depan,” pungkasnya.