Menurut Bupati, pawai pembangunan merupakan kegiatan yang telah melekat dalam kehidupan masyarakat Marisa sejak era 1970-an sehingga keberadaannya terus dipertahankan hingga saat ini.
“Kegiatan ini sulit dihilangkan di Kecamatan Marisa sejak tahun 70-an, sehingga dilaksanakan secara terus-menerus hingga saat ini. Jadi tidak ada alasan efisiensi, semua bisa dilakukan dengan adanya dukungan dari semua pihak dan elemen yang ada di kecamatan,”ujar Bupati.
Ia mengatakan, semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap daerah maupun bangsa menjadi kekuatan penting dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Pawai pembangunan, kata dia, tidak sekadar menjadi kegiatan untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan RI, tetapi juga menjadi momentum memperkuat persatuan, gotong royong, serta rasa cinta tanah air.
“Semangat kebersamaan kita, Alhamdulillah terpatri di dalam dada kita. Dalam rangka rasa kecintaan kita terhadap masyarakat. Kegiatan ini adalah untuk memperkuat kebersamaan, gotong royong, dan rasa cinta tanah air antara warga dan pemerintah,”ungkapnya.
Bupati juga mengingatkan seluruh peserta untuk mengutamakan keselamatan selama mengikuti pawai. Ia meminta peserta tetap tertib dan mengikuti rute yang telah ditetapkan panitia.