CARAPANDANG - Real Madrid dipastikan mengakhiri musim 2025/26 tanpa satu pun trofi setelah kekalahan 0-2 dari Barcelona dalam laga El Clasico di Camp Nou, Senin (11/5/2026) dini hari WIB. Hasil ini sekaligus mengunci gelar La Liga untuk Barcelona dan mengubur harapan Los Blancos menyelamatkan musim yang kacau.
Ini merupakan kali kedua secara beruntun Real Madrid gagal meraih trofi. Catatan buruk ini terakhir kali terjadi pada musim 2009/2010.
Bermain di kandang Barcelona, Madrid tak berkutik. Gol cepat Marcus Rashford (9') dan Ferran Torres (18') sudah cukup bagi tuan rumah untuk mengamankan kemenangan sekaligus gelar juara ke-29 sepanjang sejarah mereka.
Dengan tambahan tiga poin, Barcelona kini mengoleksi 91 poin dari 35 pertandingan, unggul 14 angka dari Madrid di posisi kedua dengan sisa tiga laga. Keunggulan ini sudah tidak mungkin lagi dikejar.
Kegagalan Madrid meraih trofi disebut sebagai "intolerable" oleh Presiden Florentino Perez. Dalam pertemuan dengan skuad usai tersingkir dari Liga Champions, Perez melontarkan kritik pedas kepada para pemain.
Musim Madrid juga diwarnai konflik internal. Gelandang Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni terlibat pertengkaran fisik saat latihan yang mengakibatkan Valverde absen di El Clasico karena cedera kepala.
Suasana ruang ganti yang tegang disebut-sebut sebagai salah satu penyebab utama ambruknya performa tim.