Beranda Internasional Puitn Kehilangan 40.000 Tentara Rusia Dalam Sebulan

Puitn Kehilangan 40.000 Tentara Rusia Dalam Sebulan

Rusia dilaporkan kehilangan hampir 40.000 personel militer hanya dalam satu bulan di tengah melambatnya laju serangan di Ukraina

0
Putin

Di tengah tekanan di medan perang, Rusia kembali menyatakan terbuka terhadap mediasi Amerika Serikat untuk mengakhiri konflik. Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengatakan proposal yang sebelumnya dibahas dengan Washington masih dapat menjadi dasar penyelesaian. Senada, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menegaskan Moskow tetap terbuka terhadap proses perdamaian.

Meski demikian, Presiden Vladimir Putin mengaku telah menolak dua usulan gencatan senjata dari Ukraina karena menilai operasi militer Rusia masih memberikan keuntungan strategis. Di sisi lain, Rusia juga menghadapi tekanan ekonomi setelah pendapatan minyak sepanjang Januari-Mei dilaporkan turun sekitar 30% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, menurut Komisioner Kepresidenan Ukraina untuk Kebijakan Sanksi Vladyslav Vlasyuk.

Penurunan tersebut disebut dipicu kombinasi sanksi internasional dan serangan Ukraina terhadap infrastruktur energi Rusia yang mengganggu distribusi minyak dan pasokan bahan bakar. Namun, Wakil Perdana Menteri Alexander Novak membantah adanya krisis dan menegaskan pasokan bahan bakar domestik masih mencukupi.

Putin juga menyatakan Rusia masih memiliki cadangan bensin sekitar 1,7 juta ton meski pemerintah tetap memperpanjang larangan ekspor solar untuk menjaga pasokan dalam negeri. dilansir cnbcindonesia.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait