Situasi di Timur Tengah saat ini terus memanas setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan ke target-target di Iran pada 28 Februari lalu.
Serangan tersebut menyebabkan kerusakan dan korban jiwa di kalangan sipil, serta menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatullah Ali Khamenei, pada hari pertama operasi militer.
Iran kemudian membalas dengan menyerang wilayah Israel dan fasilitas militer AS di kawasan tersebut.
Sebagai respons atas eskalasi ini, Pemerintah Indonesia sebelumnya juga telah menyatakan kesiapannya untuk menjadi penengah (mediator) guna membantu mengakhiri kekerasan dan memulihkan keamanan serta stabilitas di kawasan Timur Tengah.