CARAPANDANG - Presiden Prabowo Subianto menegaskan ASEAN harus menjadi teladan bagi perdamaian dunia, seraya mengajak negara-negara Asia Tenggara untuk tetap menjaga persatuan dan solidaritas di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global.
Hal tersebut disampaikan Presiden dalam Sesi Pleno Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Ke-48 ASEAN di Cebu, Filipina, Jumat.
Sebagaimana keterangan yang diterima di Jakarta, Prabowo menilai di tengah situasi dunia yang semakin terfragmentasi, ASEAN harus tetap mempertahankan prinsip perdamaian yang selama ini menjadi fondasi kawasan.
Bahkan menurutnya, ASEAN perlu memperkuat perannya sebagai contoh global bahwa perdamaian berkelanjutan dapat dicapai melalui dialog dan kerja sama.
"Budaya damai ASEAN tidak hanya harus dilestarikan, tetapi kita harus memajukannya agar menjadi teladan bagi dunia. ASEAN harus terus memimpin, membentuk lingkungannya, dan mengamankan masa depannya. Kita harus benar-benar menjadi zona perdamaian," kata Prabowo.
Presiden melanjutkan bahwa konflik di Timur Tengah saat ini memberikan dampak besar terhadap kawasan Asia Tenggara dan masyarakat global.
Menurut Prabowo, situasi tersebut seharusnya menjadi pengingat bagi ASEAN untuk tetap menjaga persatuan melalui dialog dan kolaborasi demi mempertahankan stabilitas kawasan.