Beranda Politik Presiden: Pimpin Ratas Bahas Cuaca Ekstrem dan Kekeringan di Istana

Presiden: Pimpin Ratas Bahas Cuaca Ekstrem dan Kekeringan di Istana

Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas dengan sejumlah menteri dan pimpinan lembaga di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Selasa, untuk membahas antisipasi cuaca ekstrem dan kekeringan

0
Prabowo pimpin ratas bahas cuaca ekstrem dan kekeringan

CARAPANDANG - Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas dengan sejumlah menteri dan pimpinan lembaga di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Selasa, untuk membahas antisipasi cuaca ekstrem dan kekeringan.

Jajaran menteri dan pimpinan lembaga peserta rapat tiba di Istana sejak pukul 14.30 WIB.

Menteri-menteri dan pimpinan lembaga yang mengikuti rapat terbatas itu, antara lain Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Prof Teuku Faisal Fathani, Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto.

Di lokasi yang sama, ada pula Menteri ESDM Bahlil Lahadalia yang telah tiba di Istana sekitar pukul 14.00 WIB.

Raja Juli Antoni, sebelum masuk ke ruang rapat, menjelaskan rapat terbatas hari ini membahas antisipasi cuaca ekstrem dan kekeringan, termasuk soal kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

 "Siklus El Nino itu terjadi empat tahunan, dulu 2015, kemudian 2019, 2023, mestinya (siklus berikutnya, red.) tahun depan, 2027. Tetapi, prediksi BMKG, El Nino akan terjadi lebih cepat. Jadi, mestinya 2027, akan terjadi tahun ini. Jadi, kekeringannya datang lebih cepat," kata Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni.

  • Tags

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait