Beranda Ekonomi Presiden Minta Bunga Kredit Ultra Mikro Hanya 8%, Prabowo Singgung Bunga Orang Miskin Lebih Tinggi

Presiden Minta Bunga Kredit Ultra Mikro Hanya 8%, Prabowo Singgung Bunga Orang Miskin Lebih Tinggi

Keputusan politik ini diambil Presiden Prabowo karena menilai adanya ketimpangan yang tidak berpihak kepada masyarakat kecil.

0
Ilustrasi

CARAPANDANG - Presiden Prabowo Subianto secara tegas menginstruksikan penurunan suku bunga kredit ultra mikro Program Permodalan Nasional Madani (PNM) Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) dari sebelumnya 24 persen menjadi 8 persen. Instruksi tersebut disampaikan dalam acara penyerahan denda administratif dan lahan kawasan hutan di Kejaksaan Agung RI, Jakarta Selatan, Rabu (13/5/2026).

Keputusan politik ini diambil Presiden Prabowo karena menilai adanya ketimpangan yang tidak berpihak kepada masyarakat kecil. Ia menyoroti nasabah PNM Mekaar dengan pinjaman supermikro Rp2 juta hingga Rp10 juta dikenakan bunga hingga 24 persen, sementara pengusaha besar bisa memperoleh kredit perbankan dengan bunga hanya sekitar 9 persen.

"Bayangkan orang kaya dikasih 9 persen, orang miskin 24 persen. Ini negara Pancasila atau negara saya enggak paham," ujar Presiden Prabowo dalam sambutannya dengan nada tegas.

Presiden mengaku telah memanggil Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, jajaran menteri ekonomi, serta Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia untuk membahas kebijakan ini.

"Saya instruksikan ini keputusan politik saya sudah ambil bahwa bunga untuk Permodalan Nasional Madani, untuk kredit keluarga prasejahtera dari 24 persen, kita turunkan harus di bawah 10 persen, harus di bawah 9 persen," tegasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait