Beranda Internasional Presiden Iran Minta Maaf atas Serangan ke Negara Tetangga, Tegaskan Penghentian Operasi Militer

Presiden Iran Minta Maaf atas Serangan ke Negara Tetangga, Tegaskan Penghentian Operasi Militer

Dalam pidato yang disiarkan televisi pemerintah pada Sabtu, ia juga mengumumkan penghentian serangan tersebut kecuali jika ada agresi yang berasal dari negara-negara tersebut.

0
Presiden Iran Masoud Pezeshkian

CARAPANDANG - Presiden Iran Masoud Pezeshkian secara resmi menyampaikan permintaan maaf kepada negara-negara tetangga atas serangan militer yang diluncurkan dari wilayah Iran dalam beberapa hari terakhir. Dalam pidato yang disiarkan televisi pemerintah pada Sabtu, ia juga mengumumkan penghentian serangan tersebut kecuali jika ada agresi yang berasal dari negara-negara tersebut.

Pernyataan mengejutkan ini disampaikan Pezeshkian di tengah meningkatnya ketegangan regional setelah serangan balasan Iran yang menargetkan sejumlah negara Teluk dan Israel.

Presiden mengaitkan serangan yang tak terduga terhadap negara tetangga dengan adanya miskomunikasi di tubuh angkatan bersenjatanya pasca tewasnya Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei dalam serangan Israel pada 28 Februari lalu.

"Saya harus meminta maaf kepada negara-negara tetangga yang diserang oleh Iran, atas nama saya pribadi," ujar Pezeshkian dalam pidatonya, seperti dikutip oleh kantor berita Associated Press.

Ia menjelaskan bahwa dewan kepemimpinan sementara telah mengambil keputusan untuk mengendalikan situasi.

"Mulai sekarang, mereka tidak boleh menyerang negara tetangga atau menembakkan rudal ke mereka, kecuali jika kita diserang dari negara-negara itu," tegasnya seraya menambahkan bahwa persoalan harus diselesaikan melalui jalur diplomasi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait