Beranda Berita Pramono Dukung Aparat Hukum Berantas Judol di Jakarta

Pramono Dukung Aparat Hukum Berantas Judol di Jakarta

Aktivitas judi online memberikan dampak buruk bagi masyarakat yang terjerat, terutama dari kalangan masyarakat kurang mampu yang tertarik untuk mendapatkan keuntungan berlipat.

0
Istimewa

CARAPANDANG – Tim gabungan Bareskrim Polri dan Polda Metro Jaya membongkar markas judi online (judol) internasional di sebuah gedung perkantoran di Hayam Wuruk, Jakarta Barat.

Dari penggerebekan tersebut, aparat berhasil mengamankan 321 orang warga negara asing (WNA), yang 275 di antaranya ditetapkan sebagai tersangka.

Merespon hal tersebut Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung secara tegas  menyatakan mendukung upaya aparat penegak dalam membrantas judi online di Jakarta.

Bahkan, dia meminta agar pemberantasan kegiatan judi online di Jakarta tidak setengah-setengah. Sehingga bisa memberikan efek jera bagi warga lainnya yang terlibat aktivitas serupa di Jakarta.

“Pemprov Jakarta mendukung aparat hukum. Jakarta harus bersih dari Judi online,” ujarnya di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu 13 Mei 2026.

Secara tegas dia mengatakan bahwa aktivitas judi online pasti melanggar hukum dan tidak memiliki izin dari Pemprov DKI Jakarta. Karena itu, Pemprov DKI menegaskan dukungannya kepada aparat kepolisian untuk menindak tegas para pelaku judi online.

"Pemerintah DKI Jakarta memberikan support sepenuhnya apabila kemudian aparat penegak hukum mengambil tindakan atau hukuman sekeras-kerasnya terhadap pelaku ini," kata Pramono.

Selanjutnya dia mengatakan bahwa aktivitas judi online memberikan dampak buruk bagi masyarakat yang terjerat, terutama dari kalangan masyarakat kurang mampu yang tertarik untuk mendapatkan keuntungan berlipat.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait