Beranda Ekonomi Prabowo Minta Ekspor Beras Tidak Rugikan Petani

Prabowo Minta Ekspor Beras Tidak Rugikan Petani

Ia menegaskan bahwa meskipun beberapa negara kini memburu beras Indonesia di tengah krisis pangan global, harga jual harus tetap menguntungkan petani.

0
Ilustrasi

"Saya bilang, beri. Kalau mereka butuh, kita harus bantu. Kita jual kepada mereka, tapi harganya ya yang oke lah. Jangan petani kita korban. Harga harus minimal untung dikit lah. Pak Amran ya, Dirut Bulog, jangan jual terlalu murah ya. Jangan ngegetok, tapi jangan jual terlalu murah," ucap Presiden.

Prabowo juga menyinggung adanya negara yang meminta potongan harga (korting) dalam pembelian beras dari Indonesia.

Ia menegaskan bahwa penjualan tidak boleh dilakukan terlalu murah karena pemerintah harus mengutamakan keamanan pangan dalam negeri di tengah potensi krisis yang berkepanjangan.

Presiden menambahkan bahwa pangan merupakan persoalan keberlangsungan hidup suatu bangsa dan tidak dapat dipandang sekadar sebagai komoditas. Keberlangsungan hidup bangsa bukan semata-mata ditentukan oleh harga yang lebih murah, melainkan pada ketersediaan pangan itu sendiri.

"Survival bangsa bukan sekadar lebih murah, tapi ada atau tidak. Dan akhirnya sejarah, takdir, dan kenyataan membuktikan bahwa karena kita sudah lebih dulu aman soal pangan, krisis apapun di luar negara kita, kita relatif lebih aman, lebih siap menghadapi cobaan," tutur Prabowo.

Sebelumnya, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan bahwa Indonesia hampir pasti siap mengekspor beras tahun ini setelah swasembada tercapai dan penyerapan oleh Bulog dipastikan aman. Saat ini stok Cadangan Beras Pemerintah secara nasional tercatat mencapai 3,2 juta ton.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait