Rangkaian pertemuan dilanjutkan dengan iftar bersama yang berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kebersamaan.
Momentum Ramadhan tersebut semakin memperkuat nuansa persaudaraan antara kedua pemimpin. Presiden Prabowo juga melaksanakan Shalat Maghrib berjamaah bersama rombongan.
Dialog kemudian berlanjut dalam pertemuan yang diperluas (expanded meeting) untuk membahas sejumlah agenda strategis, mulai dari penguatan kerja sama energi, investasi, hingga kemitraan ekonomi masa depan.
Pertemuan ini menegaskan komitmen kedua negara dalam memperdalam kolaborasi yang saling menguntungkan dan berorientasi jangka panjang.
Sebagai penutup, Presiden Prabowo dan Presiden MBZ menggelar pertemuan empat mata (tête-à-tête) dalam suasana terbuka dan konstruktif.
Percakapan langsung kedua pemimpin mencerminkan kedekatan persona sekaligus tekad kuat untuk terus memperkuat hubungan bilateral yang telah terjalin erat.
Pertemuan ini memiliki makna istimewa karena tahun 2026 ini merupakan 50 tahun hubungan diplomatik Indonesia dengan PEA.
Setengah abad kemitraan tersebut menjadi fondasi kokoh bagi kedua negara untuk membuka babak baru kerja sama strategis yang lebih luas, lebih dalam, dan lebih berdampak bagi kesejahteraan rakyat kedua bangsa.