Beranda Internasional Potret Timur Tengah: Serangan Israel Guncang Jantung Beirut

Potret Timur Tengah: Serangan Israel Guncang Jantung Beirut

Foto yang diabadikan pada 12 Maret 2026 ini menunjukkan asap pascaserangan udara Israel di area Bachoura, Beirut, Lebanon. (Carapandang/Xinhua/Bilal Jawich)

0
Xinhua

CARAPANDANG.COM, BEIRUT -- Menyusul serangan gabungan Amerika Serikat (AS)-Israel terhadap Iran pada 28 Februari lalu yang menewaskan mantan Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei, serta sejumlah korban lainnya, Hizbullah, kelompok Syiah di Lebanon yang didukung Iran, menembakkan roket dan drone ke arah Israel, menyebutnya sebagai aksi balasan atas terbunuhnya Khamenei.

   Israel kemudian melancarkan apa yang disebutnya sebagai "kampanye militer ofensif" terhadap Hizbullah, termasuk serangan udara besar-besaran yang menargetkan pinggiran selatan Beirut serta sejumlah area di Lebanon selatan dan timur, serta serbuan darat di perbatasan.

   Faktanya, Israel telah melakukan serangan secara sporadis di Lebanon sebelum eskalasi regional terbaru ini, meskipun gencatan senjata dengan Hizbullah telah berlaku sejak 27 November 2024. Israel berulang kali mengklaim bahwa serangan tersebut bertujuan untuk melenyapkan "ancaman" Hizbullah.

Foto yang diabadikan pada 12 Maret 2026 ini menunjukkan bangunan-bangunan yang rusak akibat serangan udara Israel di area Bachoura, Beirut, Lebanon. (Carapandang/Xinhua/Bilal Jawich)

Foto yang diabadikan pada 11 Maret 2026 ini menunjukkan kerusakan yang disebabkan oleh serangan udara Israel terhadap sebuah bangunan apartemen di area Aisha Bakkar, pusat Beirut, Lebanon. (Carapandang/Xinhua/Bilal Jawich)

Asap mengepul pascaserangan udara Israel di pinggiran selatan Beirut, Lebanon, pada 10 Maret 2026. (Carapandang/Xinhua/Bilal Jawich)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait