CARAPANDANG – Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto menyatakan bahwa sosok pemilik satu pucuk senjata api (senpi) jenis Franchi SPAS-15 kaliber 12 gauge yang ditemukan di yayasan sekolah swasta di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan berinisial DS sudah meninggal dunia pada 2020 silam.
"Dan satu pucuk merupakan senjata api jenis Franchi SPA SPAS-15 kaliber 12GA pemiliknya saudara inisial DS. DS diketahui telah meninggal dunia pada 2020," ujarnya di Jakarta, Jumat, 7 Agustus 2026.
Dia menjelaskan, sebanyak 995 pucuk senjata yang ditemukan di yayasan tersebut merupakan senapan angin bukan senjata api. Sementara satu pucuk lainnya merupakan senjata api jenis Franchi SPA SPAS-15 kaliber 12GA.
"Dari 996 pucuk yang diduga senjata, kami sampaikan bahwa 995 pucuk merupakan senapan angin, bukan senjata api," ucapnya.
Karena itu, untuk satu senjata tersebut telah diamankan untuk memastikan status kepemilikan, perizinan, dan penguasaannya. Mengingat pemilik yang terdaftar secara legal sudah meninggal dunia.
"Masih didalami oleh Wasendak terkait tentang regulasi, regulasi pasti sudah ada, tetapi terkait tentang kenapa berada di pengawasan yang bersangkutan," ucap Budi. (Sinpo.id)