Kawasan Industri Morowali Indonesia, lokasi Proyek Qingshan Indonesia, setelah lebih dari satu dekade pengembangan, telah membangun tata letak rantai industri terintegrasi pertama di dunia yang mencakup seluruh proses, mulai dari penambangan hingga penggulungan dingin baja nirkarat.
Kawasan itu juga dilengkapi dengan proyek baja karbon konvensional berskala besar, material baterai energi baru serta kawasan industri kokas.
Setelah Proyek Qingshan Indonesia beroperasi, CIMC Enric akan bekerja sama dengan para mitra untuk menjamin pasokan gas bahan baku yang stabil, dengan target seluruh produk dapat diserap di dalam negeri. Upaya itu bertujuan membangun skenario tertutup dari sisi sumber daya hingga aplikasi.
Skenario aplikasi hilir yang baru dikembangkan mencakup mikrogrid listrik tambang berbasis "LNG + penyimpanan energi surya", pembangkit listrik LNG terdistribusi di pulau-pulau serta logistik truk berat berbahan bakar LNG, guna membentuk model energi bersih terdistribusi yang disesuaikan dengan kondisi lokal dalam pola "siklus tertutup pulau".
Sementara itu, Indonesia juga merupakan negara pengimpor metanol. Ke depannya, pasokan metanol dari proyek ini diharapkan dapat memberikan dorongan baru dari dalam negeri bagi produksi biodiesel serta industri kimia lainnya yang terus tumbuh di Indonesia.