Sementara itu Ketua Koperasi Sekunder Khairu Ummah, Pepi Januar Pelita menyambut baik sinergi akademisi dan praktisi ini. Menurutnya, tantangan dinamika ekonomi modern menuntut koperasi untuk terus meningkatkan kapasitas SDM.
"Kami sangat mengapresiasi Pelatihan manajemen strategik berbasis kemaslahatan ini, karena sebagai bukti kolaborasi antara dunia kampus dan koperasi. KSPPS Khairu Ummah Mitra Ummat beruntung karena jadikan mitra oleh UHAMKA” ujar Pepi yang juga Ketua Dekopinda Kab. Bogor.
Di tingkat teknis operasional, Ketua KSPPS Khairu Ummah Mitra Ummat, Cecep Salahuddin, memaparkan komitmennya untuk langsung menerapkan hasil pelatihan ini ke dalam ekosistem kerja sehari-hari.
"Sebanyak 25 pengelola yang hadir hari ini tidak hanya pulang membawa teori. Kami langsung menindaklanjutinya dengan tugas Rencana Tindak Lanjut (RTL) individu. Setiap karyawan wajib mengimplementasikan budaya kerja Islami—Shiddiq, Amanah, Tabligh, dan Fathanah—secara konkret. Kami ingin memastikan pelayanan pembiayaan kepada anggota KSPPS KHU benar-benar adil, transparan, dan bersih dari praktik yang merugikan jemaah," tegas Cecep.