Beranda Berita Pergantian Kepala BGN Bentuk Keseriusan Presiden Kawal Program MBG

Pergantian Kepala BGN Bentuk Keseriusan Presiden Kawal Program MBG

Pergantian Dadang Hindayana dengan Nanik S. Deyang sebagai Kepala BGN adalah hak prerogatif Presiden Prabowo Subianto untuk mengevaluasi para pembantunya.

0
ilustrasi/istimewa

Selanjutnya dia memberikan catatan bahwa di bawah kepemimpinan sebelumnya, BGN sebenarnya telah berhasil meletakkan fondasi awal yang cukup baik. Kendati demikian, ia menggarisbawahi sejumlah aspek krusial yang harus segera dibenahi oleh kepemimpinan baru.

"Program dengan jangkauan seluas ini tentu masih memiliki ruang perbaikan. Kami mencatat beberapa hal yang memerlukan perhatian serius, seperti konsistensi Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) dalam menyediakan menu yang benar-benar bergizi dan higienis, ketepatan sasaran penerima manfaat, pemenuhan gizi spesifik serta efektivitas distribusi program MBG di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T),"jelasnya.

Dia pun mengingatkan program ini adalah salah satu pilar program andalan pemerintahan saar ini. Sehingga kepada kepemimpinan baru di BGN agar menjaga amanat dalam mewujdukan visi presiden.

Pemimpin baru harus mampu mengejawantahkan dua filosofi dasar program, yaitu peningkatan kualitas gizi anak bangsa sekaligus instrumen pemerataan ekonomi masyarakat lokal.

Meski tantangan di depan mata cukup besar, Nihayah optimistis BGN di bawah nakhoda baru akan bergerak cepat tanpa kendala transisi yang berarti. 

"Ibu Nanik bukan orang baru di internal BGN. Saya meyakini beliau sudah memahami betul seluk-beluk dan ritme kerja di badan ini. Beliau hanya perlu sedikit adaptasi di ranah struktural, setelah itu harus langsung tancap gas menjalankan program,"katanya.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait