Kalangan analis mengatakan serangan terhadap sekolah yang penuh dengan siswa tersebut dapat tercatat sebagai salah satu kesalahan militer paling destruktif dalam beberapa dekade terakhir.
CARAPANDANG.COM, WASHINGTON -- Sebuah penyelidikan militer yang masih berlangsung menyebutkan hasil awal yang menyatakan bahwa serangan rudal Tomahawk Amerika Serikat (AS) di sebuah sekolah dasar di Iran, yang menewaskan lebih dari 160 orang dan sebagian besar di antaranya adalah siswa, disebabkan oleh kesalahan dalam penentuan target. Demikian dilaporkan The New York Times pada Rabu (11/3).
Para pejabat yang telah mendapatkan pengarahan singkat tentang penyelidikan itu mengatakan kepada surat kabar tersebut bahwa perwira di Komando Pusat (Central Command/CENTCOM) AS menentukan koordinat serangan menggunakan informasi intelijen yang sudah usang dari Badan Intelijen Pertahanan (Defense Intelligence Agency/DIA), sehingga menyebabkan kesalahan penargetan.
Temuan tersebut masih bersifat awal, dan sejumlah pertanyaan penting masih belum terjawab, termasuk mengapa informasi yang sudah usang itu tidak diperiksa ulang, kata pejabat sebagaimana dikutip The New York Times.
Serangan pada 28 Februari di Sekolah Dasar Shajarah Tayyebeh di Minab terjadi saat operasi militer AS yang menargetkan pangkalan militer Iran di dekatnya.