Beranda Politik Pengamat: PSI Tak Cukup Andalkan Jokowi untuk Kalahkan PDIP

Pengamat: PSI Tak Cukup Andalkan Jokowi untuk Kalahkan PDIP

Hensat menilai secara basis massa akar rumput, PSI masih terpaut cukup jauh dari PDIP. Bahkan, dukungan figur sekelas Jokowi pun dinilai belum tentu mampu.

0
ilustrasi/istimewa

CARAPANDANG – Analis komunikasi politik Hendri Satrio  mengatakan persaingan antara PSI dan PDI Perjuangan yang dikenal dengan Banteng vs Gajah tidak perlu diributkan. Sebab, masih ada partai petahana yang justru memiliki peluang besar untuk menjadi pemenang pada Pemilu 2029 mendatang.

“Saya bingung mengapa masyarakat begitu meributkan ‘banteng vs gajah’ di Pemilu 2029. Kalau melihat sejarah, justru yang berpeluang menang adalah garuda, alias kekuatan petahana saat ini,” ujar Hensat kepada wartawan, Sabtu 14 Februari 2026. 

Menurutnya partai Gerindra mendapatkan keuntungan pada Pemilu 2029. Sebagai partai petahana diuntungkan oleh sejumlah faktor, yakni mulai dari tingkat pengenalan publik yang tinggi, rekam jejak program yang sudah terlihat, hingga jejaring politik yang lebih solid dibanding penantang.

Dia menggambarkan pengalaman beberapa pemilu sebelumnya. Pada era Susilo Bambang Yudhoyono bersama Partai Demokrat, perolehan kursi di DPR bahkan melonjak pada Pemilu 2009. Kondisi yang sama juga diamali oleh Joko Widodo yang diusung PDIP, di mana dominasi elektoral bertahan dalam dua periode kekuasaan.

“Pola-pola itu menurut saya sudah teruji dalam beberapa waktu terakhir. Petahana relatif lebih sulit disaingi karena bisa mengandalkan narasi keberlanjutan program serta konsolidasi elite,” jelasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait