CARAPANDANG – Pengamat hukum sekaligus Eksponen Angkatan Reformasi 98, Andrianto Andri menilai bahwa polemik dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo seharusnya dapat diselesaikan secara sederhana.
Namun, persoalan yang sederhana ini dibuat rumit, sehingga antar anak bangsa saling bertikai meributkan hal tersebut.
"Buat kami, warga bangsa, soal palsu tidaknya ijazah itu penting. Ini menyangkut legitimasi dari seorang pemimpin. Ini soal integritas. Kalau memag tidak selesai atau tidak lulus tetapi mempunyai ijazah berarti dia seorang pembohong," kata Andri seperti dilansir RMol, Rabu 24 Juni 2026.
Dia menilai kepastian mengenai keaslian ijazah penting karena berkaitan dengan integritas seorang pemimpin. Namun demikian, ia juga menegaskan bahwa apabila ijazah yang dipersoalkan memang ada dan asli, maka polemik tersebut seharusnya selesai.