Pada sektor pengembangan sumber daya manusia, Universitas Andalas juga menyatakan kesiapan menjadi mitra strategis Pemprov Sumbar melalui program pendidikan, pelatihan, pendampingan, serta peningkatan kapasitas aparatur sipil negara (ASN). Langkah tersebut diharapkan mampu melahirkan ASN yang profesional, adaptif, dan inovatif dalam menghadapi tantangan pembangunan berbasis teknologi.
Dekan FMIPA Universitas Andalas, Prof. Dr. Mai Efdi mengatakan pihaknya berkomitmen menjadikan kampus sebagai pusat inovasi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat melalui penguatan kolaborasi dengan pemerintah daerah.
“Kami ingin hasil penelitian tidak berhenti sebagai karya ilmiah. Melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat, kami ingin mempercepat hilirisasi inovasi agar menjadi solusi nyata yang berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi, lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Mai Efdi.
Sementara itu, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Provinsi Sumbar, Febrina Tri Susila Putri mengatakan Balitbang akan mengoordinasikan tindak lanjut hasil audiensi melalui penyusunan program kolaboratif serta implementasi berbagai inovasi sesuai kebutuhan pembangunan daerah.
“Kami segera menyusun langkah konkret bersama FMIPA Universitas Andalas. Fokusnya adalah percepatan hilirisasi hasil riset, pengembangan inovasi daerah, pengelolaan sampah berbasis teknologi, pertanian berkelanjutan, hingga peningkatan kompetensi ASN,” katanya.