Elzadaswarman juga memastikan bahwa seluruh penerima bantuan telah melalui proses asesmen yang ketat, sehingga penyalurannya tepat sasaran. Ia berharap bantuan tersebut tidak hanya meringankan beban, tetapi juga mampu meningkatkan kualitas hidup penerima.
“Harapan kita, bantuan ini dapat membantu meringankan beban dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Kebahagiaan itu tidak terletak pada harta yang banyak atau makanan yang lezat, tetapi dari hati nurani dan bagaimana kita menyikapinya,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia mengajak para penerima bantuan untuk terus membangun semangat dan motivasi agar mampu bangkit menuju kehidupan yang lebih baik.
Sementara itu, Pekerja Sosial Sentra Abiseka Pekanbaru Kemensos RI, Tien Septemberiawati, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan asesmen sejak Februari 2026 terhadap 90 orang penerima bantuan.
“Sebanyak 90 penerima telah melalui asesmen dan dinyatakan layak menerima bantuan dari kelompok Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) pada desil 1 sampai 4,” jelasnya.
Ia merinci, total bantuan yang disalurkan mencapai Rp188.839.000. Bantuan tersebut mencakup pemenuhan hidup layak (PHL), bantuan kewirausahaan, sarana kamar, perlengkapan sekolah, serta alat bantu aksesibilitas.
“Harapan kita bantuan ini tidak hanya memenuhi kebutuhan dasar penerima, tetapi juga mampu mendorong kemandirian dan meningkatkan taraf hidup masyarakat secara berkelanjutan,” pungkasnya. (MC)