Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Payakumbuh, Erwan, mengatakan kegiatan tersebut dirancang untuk membekali pustakawan, guru, pengelola perpustakaan, dan pegiat literasi dengan kemampuan mengenali kebutuhan informasi, menelusuri sumber informasi yang relevan, mengevaluasi validitas informasi, serta memanfaatkannya secara kritis, etis, dan efektif.
"Kami berharap kegiatan ini mampu memperkuat kemampuan para peserta dalam mengembangkan budaya literasi di lingkungan masing-masing sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat," ujar Erwan.
Selain meningkatkan kompetensi peserta, bimtek juga menjadi sarana memperkuat kolaborasi lintas profesi dalam membangun ekosistem literasi informasi yang kuat dan berkelanjutan di Kota Payakumbuh.
Kegiatan menghadirkan Ketua Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) Sumatera Barat, Muhammad Fadli, S.Sos., M.I.Kom., sebagai narasumber. Turut hadir perwakilan Dinas Pendidikan serta Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Payakumbuh.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Payakumbuh berharap budaya literasi terus tumbuh di tengah masyarakat. Meningkatnya kemampuan menyaring informasi, mengurangi penyebaran hoaks, memperkuat budaya membaca, serta melahirkan generasi yang kritis, kreatif, dan adaptif menjadi tujuan utama dalam mewujudkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. (MC)