"Pameran ini diharapkan menjadi ruang edukasi yang menjaga ingatan kolektif masyarakat terhadap sejarah Kerajaan Siak, sekaligus memperkenalkan sosok Sultan Syarif Kasim II kepada generasi muda maupun para tamu yang datang ke Riau," ujar dia.
Selain pameran sejarah, Pemkab Siak juga memperoleh ruang untuk menampilkan seni dan budaya Melayu Siak di kawasan bandara sebagai sarana promosi budaya dan pariwisata.
"Alhamdulillah Kabupaten Siak juga mendapatkan space untuk menampilkan seni dan budaya kemelayuan Siak di Bandara SSK II Pekanbaru. Semoga ini dapat menjaga ingatan terhadap sejarah sekaligus menjadi ajang promosi potensi Kabupaten Siak," kata Afni. dilansir infopublik.id