CARAPANDANG – Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Muhammad Qodari menyatakan bahwa pemerintah berkomitmen menjaga subsidi energi bagi masyarakat. Meski di tengah tekanan fiskal dan dinamika harga energi global pemerintah tetap memberikan subsidi untuk BBM jenis Pertalite dan gas LPG 3 kilogram.
Qadari mengungkapkan bahwa sebenarnya Presiden Prabowo tidak menginginkan kenaikan harga BBM. Karena jika BBM dinaikan maka sangat berdampak bagi kehidupan masyarakat sehari-hari.
"Kalau ditanya kepada Presiden, mau tidak harga BBM naik? Pasti tidak mau. Karena Pak Prabowo paham bahwa BBM merupakan komponen yang sangat signifikan dan penting bagi kehidupan masyarakat," katanya lewat kanal Youtube Sinkos Indonesia, Senin, 15 Juni 2026.
Atas dasar itulah maka pemerintah hingga saat ini mempertahankan subsidi untuk Pertalite dan LPG 3 kilogram. Sebab, kemoditas tersebut memiliki peran vital karena digunakan masyarakat untuk kebutuhan transportasi dan memasak.
Selanjutnya dia menjelaskan alasan pemerintah menaikan harga BBM jenis Pertamax. Karena tidak mendapatkan subsidi maka harganya ditentukan berdasarkan mekanisme pasar.
"Pertamax memang tidak disubsidi. Karena itu, ketika ada penyesuaian harga, hal tersebut mengikuti aturan yang berlaku dan mekanisme pasar," ujarnya.